Biarlah Mobil yang Berbicara

By Santri Ekonomi 29 Sep 2019, 14:01:12 WIB Tulisan Santri
Biarlah Mobil yang Berbicara

Saya ingin memulai dengan sebuah cerita yang mungkin berguna bagi kita dalam mengambil sebuah keputusan yang dapat mengubah hidup kita.

Pada akhir tahun 1950, ada seorang laki-laki yang bekerja di sebuah perusahaan mobil “Ford” dan dia berada diantara persoalan mobil “ford” tersebut yang menyebabkan pemecatan dirinya dari pekerjaan. Dia memutuskan untuk bersaing dengan perusahaan “ford” bahkan melampaui perusahaan tersebut ketika memutuskan untuk pergi meninggalkan perusahaan itu dan bekerja di perusahaan “Chrysler” sampai bisa mengambil alih kekuasaan perusahaan tersebut.

Perusahaan tersebut memiliki hutang lebih dari 800 milyar dollar, lebih dari 500 ribu karyawan di berhentikan, dan lebih dari 2500 cabang perusahaan ikut terkena dampak tersebut. Dia tidak memiliki apapun kecuali 25 juta dollar di rekening bank yang memiliki likuiditas penuh atas perusahaannya.

Laki-laki itu memutuskan untuk pindah ke perusahaan lain dengan cara yang berbeda yakni dia pergi ke sebuah kongres di Amerika. Di dalam kongres tersebut dia melobi petinggi disana untuk memberikannya pinjaman untuk digunakan sebagai modal operasional perusahaan. Para petinggi tersebut tahu bahwa laki-laki itu akan menutup perusahaannya. Petinggi juga tahu bahwa akan ada 500 ribu karyawan diberhentikan. Kemudian para petinggi memberinya pinjaman sebesar 5 miliyar dollar, sehingga laki-laki tersebut berfikir keras bagaimana cara mendapatkan uang untuk melunasinya? Dan bagaimana cari memulainya?

 Mulailah laki-laki tersebut membuat sebuah keputusan, dia mendatangkan para ahli terbaik di bidangnya kedalam perusahaannya. Mulailah dia focus mempetakan beberapa divisi dengan memisahkan divisi mana yang dianggap lemah dan divisi mana yang kuat. Kemudian dia memilah karyawannya yang produktif dalam perusahaannya. Urusan internal perusahaannya pun diatur sehingga dalam kurun waktu 3-4 bulan perusahaan tersebut terorganisir dengan baik.

Setelah operasional berjalan baik, kini timbul masalah di pemasaran. Dia berfikir, kira-kira apa yang bisa menjadi pembeda agar konsumen mau membeli mobilnya. Dan bagaimana cara agar mobilnya berbeda dengan perusahaan lain. Pasti harus ada keunggulan disisi mobilnya dibandingkan dengan mobil-mobil lain. Pasti bisa membuat sebuah mobil yang berinovasi.

Laki-laki tersebut mengumpulkan karyawannya untuk diajak berdiskusi tentang bagaimana berinovasi membuat mobil yang benar-benar unggul dibandingkan yang lain yang berada di pasar dalam kurun waktu enam bulan.

Dalam waktu enam bulan hamper tidak mungkin bisa mewujudkan target pemasaran. Perusahaan ini ternyata bisa memproduksi mobil pertamanya yang bisa bicara di dunia. Mobil ini diatur bisa berbicara dengan sepuluh ungkapan. Misalnya, “Jangan lupa bawa kunci, jangan biarkan pintu terbuka”

Lebih dari satu juta mobil terjual dalam kurun waktu delapan bulan sehingga laki-laki tersebut mampu melunasi hutangnya dalam kurun waktu enam  tahun. Dan akhirnya perusahaan “Chrysler” menjadi perusahaan terbaik nomor lima didunia. Dan semuanya dimulai dari sebuah keputusan.

Dia memutuskan untuk menggunakan segala kemampuannya yang terbatas, menjadi tidak terbatas. Dan itu dia lakukan dulu hingga keputusannya menjadi kesuksesan besar

Saat ini laki-laki tersebut telah meninggalkan posisinya di perusahaan. Lalu ada yang menggantikannya akan tetapi seseorang diantara kita tahu siapa yang menggantikan posisinya? Tentu saja tidak. Kenapa?

Karena seseorang yang datang untuk menggantikannya hanya bisa meneruskan sebagaimana sebelumnya. Dan dia hanya melakukan tugasnya sesuai dengan posisinya tanpa berfikir tentang bagaimana inovasi untuk menemukan solusi yang tidak bisa dia lakukan seperti yang telah dilakukan sebelumnya untuk melapaui kemampuan manusiawinya. Dengan mewujudkan sesuatu yang orang-orang lain anggap mustahil.

Biarkan manusia mengambil keputusan, dan biarkan keputusan itu membantu dirinya agar tidak mampu mengatakan tidak ada waktu… keputusan berkembang menjadi hal yang bisa mengubah hidup. Seperti yang seharusnya membantu anak-anaknya membuat sebuah keputusan.

Terjemahan kitab Ibrahim Alfiky, Fan Ittikhodzu Qoror. Seni Mengambil Keputusan (Media Pro Tec, 2011) hal. 14-17

Diterjemahkan oleh Santri Ekonomi, 27 November 2018




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment