Dirasah Islamiyah Pesantren Ekonomi Darul Uchwah

Pesantren Ekonomi Darul Uchwah didirikan atas dasar agama Islam yang berhaluan Ahlus sunnah wal jama’ah yang berperan aktif dalam membangun peradaban bangsa dan senantiasa berupaya terus menciptakan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berfikir Kritis, Kreatif, dan Inovatif.

Pesantren Ekonomi Darul Uchwah, menerapakan sistem pembelajaran yang tidak jauh beda dengan pesantren lainya. Seperti halnya pengajian kitab salaf. Dengan metode yang sesuai dengan keadaan zaman sekarang. Dengan begitu, pesantren ekonomi Darul Uchwah, sangat menunjung tinggi niali-nilai Ahlus sunnah wal jama’ah.

Kultur pembelajaran yang diterpakan, tentunya tidak jauh beda dengan pesantren salaf pada umumnya, artinya, nilai-nilai kebudayaan ke – NU an selalu diterpakan dan diamalkan.

Sosok ustadz, selalu mengajarkan nilai-nilai ke-islaman yang harus di pergunakan di zaman sekarang ini. Media sosial menjadi wadah utama dalam mengamalkan dan menerapkan khazanah ke islaman di era 4.0.

Dinamika pesantren saat ini menunjukkan bahwa lembaga pesantren saat ini masih tetap konsisten melaksanakan fungsi utamanya, yaitu menyiapkan generasi yang menguasai ilmu-ilmu keislaman tafaqqahu fi ad-din sebagai kader ulama, mubalig atau pendidik yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Pesantren hadir sebagai jawaban untuk menegakkan nilai ajaran agama melalui pendidikan keagamaan. Di sisi lain, santri selalu diajarkan nilai-nilai tata krama yang harus selalu dibawah kemana-kemana, sebab seorang santri yang berpengetahuan tanpa adanya tata krama, keilmuannya akan sia-sia. Tawadhu, menjadi modal utama dalam, mengharpkan berkah dari sosok pengasuh pesantren.

Sistem pengajian kitab salaf yang ada, di Pesantren Ekonomi Darul Uchwah, yang mayoritas santrinya adalah mahasiswa, tentunya kultur dan cara pengajaranya beda dengan pesantren lainnya.

Di Pesantren Ekonomi Darul Uchwah Jakarta sendiri, pengajian kitab salaf langsung di ampu oleh pengasuh pesantren yakni Dr. KH. Marsudi Syuhud dan kitabnya ايقظ قدرتك واصنع مستقبلك “Bangkitkan kemampuan anda dan ciptakan masa depan anda”

Pengasuh selalu mengajarkan, bagaimana santrinya bisa menemukan kemampuan yan ada di dirinya masing-masing, tentunya demi mencapai cita-cita seorang pemimpin. Bagaimana santrinya bisa menemukan sebuah solusi dari sebuah problem yang sering kita hadapi, salah satunya:

Menemukan sesuatu pada diri anda , bisa dimulai dengan berubah. Dengan perubahan kita akan selalu menghadrikan sesuatu hal baru, sedikit demi sedikit bisa kita aplikasikan dikehidupan sehari-hari, yang nantinya akan membuat diri kita akan merasa percaya dan bangga pada diri sendiri. Ketika kita minder, merasa yang paling kecil,merasa tidak berguna itu sebabnya karena kita masih belum bisa menemukan sesuatu perubahan di diri kita masing-masing (al-idraq).

Seteleh kita bisa menemukannya, kita akan menggunakan kemampuan tersebut untuk mencapai suatu kehidupan yang bahagia. Disamping itu modal utamanya adalah harus optimis di situasi apapun. Kalua kita selalu optmis dengan sesuatu yang baik kedepannya nanti kita akan selalau menerima hal baru.
Sesunguhnya kekuatan pribadi seseorang terletak pada seberapa dia bisa melaksanakan tanggung jawab yang sudah ia terima.

Implementasi pengajian kitab kuning di pondok pesantren Ekonomi Darul Uchwah dikemukakan melalui unsur pesantren sesuai dengan PMA (Peraturan Menteri Agama Nomor 13 Tahun 2014, bab II pasal 5, bahwa pesantren wajib memiliki unsur-unsur pesantren yang terdiri atas kiai atau sebutan lain yang sejenis, seperti santri, pondok atau asrama pesantren, masjid atau musholla, pengajian dan kajian kitab atau dirasah Islamiyah dengan pola pendidikan mu’allimin.

Menurut An-Nawawi, bahwa “di dalam Al-Qur’an dan hadis terdapat metode pendidikan yang sangat menyentuh perasaan, mendidik jiwa dan membangkitkan semangat dan mampu menggugah puluhan ribu kaum muslim untuk membuka hati umat manusia menerima tuntutan Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *