Dr. KH. Marsudi Syuhud – Adanya Kelompok Penekan Kepentingan Khusus Menjadi Ancaman Bagi Struktur Negara


hobindonesia.id Pluralisme politik dan kekuatan paralel merupakan gabungan dua hal yang hampir bertolak belakang dalam hal penerimaan dan penolakan. Salah satunya sangat diperlukan untuk memperkaya proses demokrasi, dan yang lainnya merupakan bahaya besar bagi entitas negara dan mengancam keruntuhan, kelemahan, atau perpecahannya.

Adapun pluralisme politik adalah tuntutan demokrasi yang berkeadilan. Dalam dunia negara-negara unipolar dan satu partai, keadaan seringkali berubah menjadi warna kediktatoran atau kelemahan dan kelonggaran, karena tidak ada persaingan nyata yang mendorong pesaing untuk mengerakkan seluruh tenaganya dalam memenuhi hak tugas dan kewajiban biaya yang diberikan kepadanya.

Adapun keberadaan otoritas paralel di suatu negara, atau adanya kelompok penekan kepentingan khusus, terlepas dari bentuk otoritas dan kelompok tersebut, maka sesungguhnya hal itu menjadi ancaman bagi struktur negara dan kohesi keberadaannya, terutama otoritas yang menyembunyikan diri dengan menggunakan jubah agama dan mencoba untuk mendapatkan kekuasaan dan pengaruhnya melalui perdagangan di dalamnya.
.
.
Pengajian Kitab فقه الدولة وفقه الجماعة (yurisprudensi negara dan yurisprudensi kelompok) Bersama Pengasuh Pesantren Ekonomi Darul Uchwah Jakarta Dr. KH. Marsudi Syuhud.

Baca Juga : Peran Pesantren Dalam Perkembangan NU di Jakarta Barat

Penulis: Afan Abdillah
#part 34

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *