Dr. KH. Marsudi Syuhud – Allah Mendorong Manusia Untuk Bekerja


hobindonesia.id

وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ ۖ وَسَتُرَدُّونَ إِلَىٰ عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
Dan Katakanlah: “Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan”.

Hadits di atas menerangka bahawasannya Allah mendorong kepada anda untuk bekerja sampai selesai. Artinya kalau anda bekerja harus sampai selesai jangan setengah – setengah dan harus ridho hanya kepada Allah.

Selain itu, ketika anda mempunyai karya, karya itu akan menentukan jati diri anda sesungguhnya. Dari situlah orang lain mengenal anda. Dengan begitu, sesungguhnya pada saat itulah anda lagi mengukur kulitas diri anda sendiri. Ketika Karya anda baik, citra diri anda juga baik, begitupun sebaliknya.

Selain itu, kepercayaan pada diri anda akan selalu tambah. Artinya begini, ketika kualitas diri anda di percaya orang banyak, disitulah letak orang lain akan menghargai anda. Dengan begitu, Jangan terbiasa melakukan sesuatu lalu ditinggal. Lakukan dengan seneng hati dan itu sampai selesai. Sebab pada realitasnya kebanyakan orang mengandalkan niatnya saja tanpa konsisten pada usaha yang dijalaninnya, pada akhirnya pekerjaan tersebut tidak akan sampai selesai.

Baca Juga : Dr. KH. Marsudi Syuhud – Menciptakan Masa Depan Dengan Mempunyai Kecerdasan yang Baik

Sekarang inilah waktu anda untuk memulai, mau jadi apa, dan tanamkan pada diri anda, bahwasannya setiap apa yang anda akan memulai, harus selesai.

Ada salah satu syair dari شوقي yang berbunyi :
“Tidak bisa mendapatkan sesuatu yang dicari dengan beranda-andai. Kalau anda ingin mendapatkan sesuatu harus di ambil dengan di taklukkan.”

Anda hidup sekali, jangan kebanyak berandai – andai saja, tanpa action sama sekali, memang berharap sesuatu yang besar bermula dari sebuah angan – angan yang ada di dalam pikiran anda. Tapi, lebih baiknya berandai –andai anda selalu diiringi dengan usaha yang keras.

Contohnya saja, Kalau anda gagal di tingaktan SMA, tapi pikiran anda menginginkan jurusan kedokteran di universitas, itu kurang tepat. Artinya ketika anda sekolah tingkat SMA dengan jurusan IPS, tetapi waktu masuk ke universitas anda menginginkan masuk ke prodi kedokteran. di situ bisa anda artikan, bahwa walaupun anda berfikir positif. Tapi caranya seperti itu, kurang cocok. Berfikir harus dilandasi dengan kemampuan yang sesuai dengan diri anda. Biar nantinya singkron antara tekad dan niat.

Dalam syair خاليل مطران
“Kalau sudah start, anda tidak boleh berhenti. Maka bersabarlah dan Bertahanlah. Dari situ sesungguhnya kesuksesan menjadi hak anda sepenuhnya.”

.
.
~Pengajian Kitab ايقظ قدرتك واصنع مستقبلك “Bangkitkan kemampuan anda dan ciptakan masa depan anda” bersama Pengasuh Pesantren Ekonomi Darul Uchwah Jakarta Dr. KH. Marsudi Syuhud.

You may also like...

2 Responses

  1. shobirin says:

    Subhanallah bermanfaat sekali , semoga bisa berjuang dan mengamalkan pengajian abah yai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *