Dr. KH. Marsudi Syuhud – Ekonomi Islam Menuntut Untuk Saling Bekerja Sama Antar Negara


hobindonesia.id Hasil yang pertama, sesungguhnya kebijakan ekonomi tidak hanya menghasilkan materi saja. Tapi, selain itu terdapat rohaniyahnya, artinya tidak hanya memikirkan pertumbuhan ekonomi saja, melainkan juga harus spiritual.

Maka dengen begitu kebijakan ekonomi pancasila adalah kebijakan yang berdiri pada pondasi ada rasa kepada Allah, sama persis dengan sila pertama Pancasila.

Hasil yang kedua, jaminan adanya kajian ekonomi islam, dasar dari pengawasan dalam ekonomi pancasila itu ada dua yakni, diawasi oleh manusia itu sendiri yang mana di perintahkan oleh udang – undang, dan yang kedua diawasi oleh Allah secara keimanan. Jadi, pengawasannya dalam ekonomi pancasila memang sebenarnya harus ganda.

Sebab pada dasarnya ekonomi pancasila yang benar dalam pelaksanaanya tidak ada yang melakukan kecurangan, dan tidak ada yang korupsi.

Baca Juga : Dr. KH. Marsudi Syuhud – Perbedaan Tujuan Ekonomi Kapitalis Dengan Ekonomi Ketuhanan

Hasil yang ketiga dalam kajian ini, kedisiplinan tujuan kegiatan ekonomi dan supremasinya dalam Islam, sebagai materi di dalamnya tidak diperlukan untuk dirinya sendiri, tetapi untuk kemakmuran umat manusia dan mengkonstruksi dunia. Tujuan diversifikasi distribusi sumber daya alam adalah untuk mencapai kerjasama dan integrasi antara berbagai bangsa dan negara di dunia, bukan konflik dan pertikaian. Sesungguhnya materi yang dicari, itu tidak sekedar materi saja. Tapi, ada sesuatu yang lainnya yakni Spiritual. Artinya tidak hanya mencari uang saja, melainkan mencapai Kemakmuran dunia.

Bahwa sesungguhnya tujuan ekonomi ketuhanan, termasuk di dalamnya Kemakmuran manusia, dan dari macam – macamnya model sebaran sumber daya Alam. Tidak lain tujuannya untuk bisa saling tolong menolong, saling melengkapi satu sama lain antara satu bangsa dengan bangsa yang lain, dengan lantaran kebutuhan yang berbeda – beda.

Dan tidak dapat dipungkiri bahwa dalam ekonomi ketuhanan, kontribusi aktifnya untuk memerangi, menghentikan atau bahkan menghilangkan dalam bentuk – bentuk eksploitasi dan penyimpanan – penyimpanan. Serta dalam memecahkan masalah pembunuhan dan peperangan. Pada akhirnya, agar untuk menguasai dunia, harapan yang diinginkan untuk kerja sama, kasih sayang dan perdamaian.
menjadi khalifah untuk mengambil isinya dunia, bukan merusak.
.
.
Pengajian Kitab السياسة الاقتصادية الاسلامية (Islamic Economic Policy) Bersama Pengasuh Pesantren Ekonomi Darul Uchwah Jakarta Dr. KH. Marsudi Syuhud.

Penulis: Affan Abdillah
#part 33

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *