Dr. KH. Marsudi Syuhud – Jadilah Pemimpin Yang Tegas

hobindonesia.id Menjadi seorang pemimpin, bukan sekedar mengatur dan menjalankan amanah yang sudah diberikan, tapi ada yang lebih penting lagi, yakni kita harus memahami betul karakter anggota yang kita pimpim ataupun lawan kita. Karena banyak kita temui, orang yang mempunyai dua wajah (bermuka dua).

Oleh sebab itu, sangat perlu untuk para pemimpin waspada pada hal yang seperti itu. Mereka yang berpura-pura bersikap manis di depan kita tapi ternyata menusuk tajam di belakang. Sikap seperti itu yang perlu kita tangani dan kita lawan bersama.

Berdasar pada jiwa kepemimpinan, kita harus tau dan bisa menghadapi orang seperti itu.

Ada banyak orang di luar sana, saat ini yang memiliki dua wajah, atau bisa disebut dengan orang munafik. Mereka akan menemui anda dengan satu wajah dan mereka akan terlibat hal lain dengan jiwanya. Contohnya, berbicara ke kita A dan berbicara ke orang lain B. Hal yang seperti itu sering kita ketemui dalam organisasi. Karena nantinya, hal seperti itu, jikalau sering terulang terus menerus akan berbahaya pada oragnisasi kita sendiri. Seperti halnya, rahasia akan terbuka ke umum.

Baca Juga : Dr. KH. Marsudi Syuhud – 10 Nasihat Untuk Para Pemimpin

Maka dari itu ada 3 cara untuk menghadapi orang seperti itu.

1) Hadapi mereka dengan tatapan langsung,
Artinya orang-orang yang bermuka dua, harus kita hadapai secara langsung dan terang-terangan. Jika tidak, itu bisa mengakibatkan konflik, yang seharusnya kita baik pada mereka, malah menjadi kebalikan. Kalau ini tentang organisasi, akan konflik sesama organisasi, kalau ini perihal partai, akan konflik dengan partai, begitupula dengan negara, akan konflik sesama negara.

Maka dengan begitu, anda harus pandai menyerap model orang-orang seperti ini.

2) Hadapi mereka dengan data yang anda miliki. Agar tidak menimbulkan fitnah. Anda harus menyampaikan secara lansgung, jika ada persoalan yang perlu diselesaikan. Ketika ada pendapat yang perlu dibicarakan secara langsung, katakan saja. Jangan malah berkata di belakang.

Sesungguhnya ketika kita dalam posisi pemimpin, kita harus mempunyai keberanian untuk menyampaikan pendapat kita ke orang lain.

3) Dua cara di atas tadi, ketika masih di ulang terus menerus. Tapi dia tidak menganggu dengan pembicaraan anda. Maka hadapi mereka dengan tegas.
Ketegasan yang dimiliki sesosok pemimpin, sangatlah berarti dan bermakna bagi orang yang dipimpin. Sebab pada dasarnya, setiap pemimpin, pasti akan menghadapi hal seperti itu. Maka jadilah pemimpin yang tegas dan kuat.

Sehingga dapat kita simpulkan bahwa tegas bukan selalu berarti keras. Sikap tegas merupakan sikap yang kuat dalam mempertahankan argument namun juga harus berpikiran terbuka pada saat yang bersamaan.

Sebagai seorang pemimpin, anda semua harus paham betul memahami orang yang mempunyai dua wajah. Karena pada dasarnya semua itu, nantinya akan membantu anda dalam menemukan orang yang benar-benar bisa dipercaya.
.
.
.
Pengajian Kitab سحر القياده ~ كيف تصبح قائدا فعالا (The Magic Of Leadership ~ Bagaimana Anda Bisa Menjadi Pemimpin yang Berkarismatik) Bersama Pengasuh Pesantren Ekonomi Darul Uchwah Jakarta Dr. KH. Marsudi Syuhud.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *