Dr. KH. Marsudi Syuhud – Kesuksesan Berawal Dari Sebuah Kegagalan


hobindonesia.id Kegagalan seseorang, belum bisa dikatakan gagal, jika masih ada usaha yang berlanjut. Contohnya saja Thomas Alva Edison gagal dalam 9999 kali percobaan dalam membuat listrik. Sebab kesuksesan seseorang bermula dari sebuah kegagalan yang besar, semakin besar kegagalannya semakin besar kesuksesan yang akan anda capai.

Ketika anda mengalami kondisi seperti itu, anda harus melakukan evaluasi, penyesuaian dan lanjutkan dalam berusaha. Intinya kalau ada problem harus evaluasi. Tapi, yang paling penting adalah harus ada rasa syukur dan memuji kepada Allah. Dua konsep itulah yang menjadi obat, ketika anda mengalami kesusahan dalam berusaa.

Contohnya, ketika anda mempunyai komitmen dalam belajar bahasa inggris, tetapi anda dalam keadaan sibuk, sakit atau bisa terkadang malas, itu bisa disebut dengan komitmen yang lemah. Tetapi, jika anda dalam kondisi seperti tetap kukuh melakukan, berarti anda telah menjadi orang yang berkomitmen. Anda tekun dan komitmen selama seminggu/2 minggu atau bisa sebulan misalnya lalu anda berhenti, disitulah akan ada kedisiplinan yakni disiplin untuk terus menerus melakukan hal tersebut. Bersikukuh atas komitmen ini, dan disiplin atas ketekunan. Inilah yang dinamakan 3 kekuatan yakni komitmen, ketekunan, dan kedisiplinan.

Selain ada 3 kekuatan, selanjutnya dalam mendorong kesuksesan ada fleksibilitas (tidak kaku/mudah bergaul).

Baca Juga : Dr. KH. Marsudi Syuhud – Identitas Kebijakan Ekonomi Islam

Ketika anda menghadapi persoalan dan tidak bisa direalisasikan, anda bisa menyelesaikan dengan menggunakan sikap fleksibel.

Saya (pengarang kitab) telah memperhatikan orang -orang sukses di dunia. Pada salah satu acara program tv yang judulnya ‘bertemu dengan orang sukses’ sejumlah 30 orang. Dan orang-orang tersebut mempunyai kelebihan, Kehebatan dan kahlian yang berbeda – beda. Yang mana mereka memiliki banyak hal yang sangat mengesankan mengenai kesuksesan mereka.Ternyata pengarang kitab juga menganalisis mereka bisa menjadi sukses dengan mempunyai 3 sifat dasar ini :
1) Iman kepada Allah Swt.
2) Visi yang jelas.
3) Berani Tanpa batas.

Yang disebut dengan berani tanpa batas, yakni anda memiliki sifat fleksibilitas, dimana sifat tersebut bisa menjadikan anda belajar dari kesalahan, sehingga ketika ada problem anda akan mempelajarinya dan tidak meninggalkan sebelum terealisasikan.

Sesungguhnya dalam sifat fleksibilitas, ada yang namanya hukum akal bawah sadar berkata “Orang yang mempunyai fleksibilitas bisa mengntrol dirinya dengan refleks.

Jika anda memiliki sifat fleksibilitas anda akan memiliki gaya berfikir yang berbeda – beda. Seperti halnya yang di Alami oleh orang Jepang. Karena orang jepang menggunakan metode ini dalam berfikir, mereka hidup dengan 3 kalimat pokok/utama:
1) peace and greetings
2) terima kasih/ banyak bersyukur
3) continues improvement
.
.

~Pengajian Kitab ايقظ قدرتك واصنع مستقبلك “Bangkitkan kemampuan anda dan ciptakan masa depan anda” bersama Pengasuh Pesantren Ekonomi Darul Uchwah Jakarta Dr. KH. Marsudi Syuhud.

Oleh : Milati

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *