Dr. KH. Marsudi Syuhud – Konflik Antar Negara di Dunia Didominasi Oleh Latar Belakang Ekonomi


hobindonesia.id Belajar ilmu ekonomi sangat berperan penting dalam mengatur prinsip kebutuhan pokok sosial masyarakat dan dengan ilmu ekonomi ini dapat meningkatkan taraf hidup sumber daya manusia. Sebab dari itulah pentingnya studi ekonomi muncul dari beberapa sudut, pengarang kitab menyimpulkannya sebagai berikut :

Pertama, kegiatan ekonomi itu aktivitas primer dan dominan pada kehidupan manusia. Artinya setiap manusia mempelajari kegiatan ekonomi pada dasarnya berpedoman itu ada ilmu ekonomi.

Kedua, undang – undang tentang ekonomi contohnya saja UU Cipta kerja, itu adalah sebuah UU dalam setiap masyarakat menunjukkan keluarnya karena ada kebutuhan ekonomi saat ini. Dan adanya tuntutan agar negara bisa efesien, terkait perizinan dll.

Ketiga, karakter manusia dan cara berfikir di setiap masyarakat menunjukkan hasil produksi zaman dan perkembangan ekonomi. Jadi ekonomi suatu bangsa naik tinggi itu kelihatan yang nantinya akan membentuk karakter suatu bangsa tersebut.

Keempat, kemajuan material dan spiritual seseorang bergantung pada kondisi ekonominya. Dengan begitu, orang akan kelihatan berwibawa atau tidak bisa dilihat dari segi ekonominya.

Baca Juga : Dr. KH. Marsudi Syuhud – Orang Sekarang Memandang Orang Lain Sukses atau Tidaknya, dilihat dari Ekonominya

Melanjutkan pembahasan bagian pertama yakni tentang ‘ Aktivitas Ekonomi Merupakan Aktivitas Utama Dan Dominan Dalam Kehidupan Manusia’, ada beberpa pont yakni ;

1 – Pentingnya kajian ekonomi karena aktivitas ekonomi merupakan aktivitas dasar dan dominan dalam kehidupan manusia.

2 – Tatkala kita menyadari pentingnya faktor material dan keunggulannya dalam kehidupan juga bahwa ekonomi merupakan faktor utama dalam mengarahkan pergerakan sejarah. Namun, kami tidak menerima bahwa kepentingan materi saja yang menggerakkan manusia dan bahwa ekonomi adalah kunci sejarah. Tetapi, ada minat dan faktor lain yang mungkin bersifat sastra, agama, atau psikologis… dll., Jadi, tidak hanya melalui roti saja seseorang hidup, seperti halnya sejarah tidak hanya memiliki satu kunci. (Lihat buku kedua kami dalam seri Islamic Economics and Aid , edisi pertama tahun 1978 dari Penerbit Perpustakaan Anglo-Mesir, dan edisi kedua pada tahun 1982 dari International Library of Islam Publishing, hal. 37 dan seterusnya).

3 – Pentingnya studi ekonomi meningkat sesuai dengan perkembangan metode produksi dan perluasan kegiatan ekonomi. Maka, tidak ada konflik internasional antara blok timur dan barat, kecuali karena konflik ekonomi. Tidak ada peristiwa dunia saat ini, masuknya Eropa, Jepang dan Cina ke dalam arena konflik, kecuali pengaruh untuk mendapatkan kembali status ekonominya. Tidak ada masalah dunia ketiga, terwakili di negara-negara Asia, Afrika dan Amerika Latin, kecuali masalah keterbelakangan ekonomi. Juga tidak ada perhatian utama dunia saat ini, kecuali masalah pembangunan ekonomi. (Lihat Dr. Salah El Din Namiq, Issues of Economic Underdevelopment, Dar Al Maaref, Mesir, diterbitkan oleh Dar Al Nahda Al Arabiya, edisi 1968).
.
.
Pengajian Kitab السياسة الاقتصادية الاسلامية (Islamic Economic Policy) Bersama Pengasuh Pesantren Ekonomi Darul Uchwah Jakarta Dr. KH. Marsudi Syuhud.

Penulis: Affan Abdillah
#part 35

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *