Dr. KH. Marsudi Syuhud – Membangun Negara Membutuhkan Partisipasi Masyarakat


hobindonesia.id Makna surat al-Maidah ayat 32 menjadi salah satu alasan mengapa Nabi kita Muhammad Saw memutuskan pada jiwa manusia untuk menghormatinya. Ketika jenazah seorang Yahudi melintasi kepada-Nya, maka beliau berdiri karenanya, kemudian beliau diberitahu bahwa : Itu adalah jenazah orang Yahudi, maka beliau Saw bersabda :

أَلَيْسَتْ نَفْسًا ؟!

Artinya :“Bukankah itu jiwa ?”.(Shohih Bukhari : Kitab al-Janaiz, Bab Man Qama li Janazati Yahudiyyin, Nomor 1313. Dan Shohih Muslim : Kitab al-Janaiz, Bab al-Qiyam li Janazah, Nomor 961).

Di antara nilai-nilai di mana semua hukum surgawi telah menyepakatinya adalah : keadilan, toleransi, pemenuhan perjanjian, kinerja kepercayaan, kejujuran dalam kata-kata dan perbuatan, menghormati orang tua, kesucian harta anak yatim, memperhatikan hak bertetangga, dan kata-kata yang baik. Demikian itu karena sumber hukum surgawi adalah satu, dan karenanya Nabi kita Muhammad Saw bersabda :

الْأَنْبِيَاءُ إِخْوَةٌ لَعَلَّاتٍ أُمَّهاتُهُمْ شَتَّى، وَدِينُهُمْ وَاحِدٌ

Artinya :“Para nabi adalah saudara, sebab ibu mereka bermacam-macam, dan agama mereka satu”. ( Musnad Ahmad : Bagian 20/Halaman 39, Nomor : 9508).

Hukum mungkin berbeda dalam tindakan ibadah dan cara pelaksanaannya sesuai dengan sifat waktu dan tempat, tetapi moral dan nilai manusia yang menjadi dasar hidup berdampingan tidak berbeda dalam Syariah mana pun. Nabi kita Muhammad Saw bersabda :

إِنَّ مِمَّا أَدْرَكَ النَّاسُ مِنْ كَلَامِ النُّبُوَّةِ الْأُولَى : إِذَا لَمْ تَسْتَحْيِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ

Artinya :“Dari apa yang dilihat orang dari perkataan kenabian pertama : Jika Anda tidak malu, maka lakukan apa yang Anda inginkan”. (Shohih Bukhari : Kitab al-Adab, Bab Idza lam Tastahi Fashna’ Ma Syi’ta, Nomor 5769).
Tunjukkan kepada saya salah satu hukum yang mengizinkan pembunuhan jiwa yang telah diharamkan Allah kecuali dengan hak, atau mengizinkan ketidaktaatan kepada orang tua, atau makan amoralitas, atau makan uang anak yatim, atau makan hak pekerja atau karyawan.
.
.
Pengajian Kitab فقه الدولة وفقه الجماعة (yurisprudensi negara dan yurisprudensi kelompok) Bersama Pengasuh Pesantren Ekonomi Darul Uchwah Jakarta Dr. KH. Marsudi Syuhud.

Baca Juga : Peran Pesantren Dalam Perkembangan NU di Jakarta Barat

Penulis: Afan Abdillah
#part 58

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *