Dr. KH. Marsudi Syuhud – Nabi Muhammad Saw Mengajarkan Hidup Bersama


hobindonesia.id Pertemuan kali ini melanjutkan pembahasan sebelumnya, dengan tema “perbedaan pendapat yurisprudensi dan perbedaan pendapat politik”. Berikut kelanjutannya :

Para sarjana, ahli hukum dan pemikir rasional di setiap waktu dan tempat diharapkan menjadi orang yang berpikir dan berakal, dan pendukung keamanan dan perdamaian dengan kebenaran, ketulusan dan kesetiaan, menggunakan metode Islam dalam membangun fondasi hidup berdampingan secara damai di antara semua umat manusia, mempengaruhi kepentingan tertinggi umat manusia daripada kepentingan pribadi mereka yang sempit. Sementara bagi kami, dalam pendekatan Nabi Saw yang telah beliau tetapkan sebagai dasar koeksistensi antara semua orang Madinah terlepas dari mereka berbagai agama, ras dan suku merupakan contoh terbaik. Demikian ketika Nabi Saw mendeklarasikan bahwa orang-orang Muslim bersama orang-orang Yahudi di Madinah yang Nabi Saw menyebut satu persatu suku dari sebuah suku, satu bangsa, dan keadilan penuh tiba ketika Nabi Saw bersabda :
لِلْيَهُوْدِ دِيْنُهُمْ وَلِلْمُسْلِمِينَ دِيْنُهُمْ
Artinya :“Bagi orang-orang Yahudi agama mereka dan bagi orang-orang Muslim agama mereka”(As-Siroh an-Nabawiyyah, milik ibn Hisyam : Bagian 1/halaman 503, 504).

Sebagaimana beliau Saw bersaudara di antara para sahabatnya dari berbagai ras dan suku, bersama dengan apa yang ada di antara Aws dan Khazraj dalam hal kelembutan dan permusuhan sejarah. Inilah yang telah disebutkan oleh yang maha benar (Allah Swt) di dalam firman-Nya :
وَأَلَّفَ بَیۡنَ قُلُوبِهِمۡۚ لَوۡ أَنفَقۡتَ مَا فِی ٱلۡأَرۡضِ جَمِیعًا مَّاۤ أَلَّفۡتَ بَیۡنَ قُلُوبِهِمۡ وَلَـٰكِنَّ ٱللَّهَ أَلَّفَ بَیۡنَهُمۡۚ إِنَّهُۥ عَزِیزٌ حَكِیمٌ
Artinya :“Dan Dia (Allah) yang mempersatukan hati mereka (orang yang beriman). Walaupun kamu menginfakkan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sungguh, Dia Mahaperkasa, Mahabijaksana”(Surat al-Anfal, ayat 63).
.
.
Pengajian Kitab فقه الدولة وفقه الجماعة (yurisprudensi negara dan yurisprudensi kelompok) Bersama Pengasuh Pesantren Ekonomi Darul Uchwah Jakarta Dr. KH. Marsudi Syuhud.

Baca Juga : Peran Pesantren Dalam Perkembangan NU di Jakarta Barat

Penulis: Afan Abdillah
#part 39

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *