Dr. KH. Marsudi Syuhud – Pejabat Harus Memiliki Kompetensi Dan Kapabilitas


hobindonesia.id Kompetensi, kapabilitas dan kekuasaan setiap pejabat harus ada di setiap negara bagian, dengan mempertimbangkannya; dalam keadaan perang, ia menyajikan yang paling berani lagi paling berpengetahuan di jalurnya, konspirasinya, tipuannya, dan strateginya. Dan disajikan dalam negara bagian yang besar : orang yang paling mengetahui kepentingan publik dan pribadi, yang mampu mewujudkan kepentingan mereka dan menangkal kejahatannya. (Al-Fawaid fiy Ikhtishor al-Maqashid au al-Qawaid ash-Shughro, milik al-Izz bin Abdus Salam, Halaman 80, Dar al-Fikr, Damaskus, Cetakan pertama 1416, Thaqiq Iyad Khalid ath-Thiba’).

Di negara bagian, harta diberikan pakar dalam semua tindakannya, termasuk konservasi, pengembangan, pengeluaran, dan perencanaan dengan pengetahuan tentang semua kebijakan keuangan modern. Hal yang sama juga berlaku di semua negara bagian.

Adapun negara-negara bagian yang umum itu membutuhkan pengalaman, kompetensi dan mampu dalam mengelola negara dari segala aspek politik, militer, keamanan, ekonomi, intelektual dan budaya, dan inilah yang mewujudkan makna yang kuat, beriman dan berilmu, dimana yang maha benar (Allah Swt) berfirman dengan bahasa putranya Syu’aib a. s tentang tuan kita nabi Musa a. s :
قَالَتۡ إِحۡدَىٰهُمَا یَـٰۤأَبَتِ ٱسۡتَـٔۡجِرۡهُۖ إِنَّ خَیۡرَ مَنِ ٱسۡتَـٔۡجَرۡتَ ٱلۡقَوِیُّ ٱلۡأَمِینُ
Artinya :“Salah seorang dari kedua wanita itu berkata :”Ya bapakku ambillah ia sebagai orang yang bekerja (pada kita), karena sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya”(Surat Al-Qashash, ayat 26).

Dan Dia (Allah Swt) bersabda dengan bahasa tuan kita nabi Yusef a. s dalam menyapa orang Mesir yang tersayang :
ٱجۡعَلۡنِی عَلَىٰ خَزَاۤىِٕنِ ٱلۡأَرۡضِۖ إِنِّی حَفِیظٌ عَلِیمٌ
Artinya :“Jadikanlah aku penanggung jawab perbendaharan kekayaan mesir, Sesungguhnya aku seorang penjaga yang dapat dipercaya, berilmu lagi berpengetahuan tentang urusan yang aku pimpin”(Surat Yusuf, ayat 55).
Kejujuran saja tidak cukup, dan kompetensi tanpa kejujuran tidak membantu (Lihatlah buku kami : Masyru’iyyah ad-Daulah al-Wathaniyyah, Halaman 50).
.
Pengajian Kitab فقه الدولة وفقه الجماعة (yurisprudensi negara dan yurisprudensi kelompok) Bersama Pengasuh Pesantren Ekonomi Darul Uchwah Jakarta Dr. KH. Marsudi Syuhud.

Baca Juga : Peran Pesantren Dalam Perkembangan NU di Jakarta Barat

Penulis: Afan Abdillah
#part 52

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *