Dr. KH. Marsudi Syuhud – Pendapat Hakim Menghilangkan Perbedaan Pendapat


hobindonesia.id Sebagian besar kelompok, terutama kelompok teroris dan ekstrimis, berusaha mengaitkan kepentingan anggotanya, unsur-unsurnya dan yang berhubungan dengannya, dengan kepentingan kelompok tersebut, terutama dalam aspek ekonomi dan sosial. Sehingga membela kepentingan kelompok menjadi suatu yang menentukan yang amat penting bagi semua anggotanya, dan bahwa kehidupan seseorang tidak bisa langsung di luar kelompoknya, juga bahwa jika dia berpikir dengan hanya merenung untuk keluar dari kelompok, maka berbagai aspek kehidupannya akan terganggu, hancur, atau rusak, selama hidupnya tidak sendiri juga terancam.

Berdasarkan hal tersebut, kami (pengarang kitab) tegaskan bahwa banyak fatwa hukum mengenainya tergantung pada dimensi kebangsaan. Misalnya ketika kami (pengarang kitab) menanyakan tentang putusan mengunjungi Masjid Al-Aqsa dalam situasi saat ini, maka kami (pengarang kitab) tegaskan bahwa fatwa dalam hal ini harus keluar dan didasarkan pada pendapat pihak yang berwenang. Jadi apabila pihak berwenang yang berkompeten, baik di Kementerian Luar Negeri atau badan-badan yang terkait dengan urusan luar negeri, meyakini bahwa kunjungan tersebut mencapai kepentingan yang dipertimbangkan, maka fatwa berikut ini diperbolehkan atau diinginkan sesuai dengan sifat keadaan dan penilaian konsekuensinya. Dan apabila pihak-pihak ini melihat bahwa kunjungan itu penuh dengan bahaya, dan bahwa efek negatifnya lebih besar daripada efek positifnya, maka pendapatnya adalah pencegahan. Jadi fatwa tidak dapat dipisahkan dari kenyataan atau terlepas dari kepentingan, dan kepentingan di sini dihargai oleh penguasa lebih dari yang dihargai dunia, dan oleh karena itu, mereka berkata : Pendapat penguasa menyingkirkan perselisihan atas yang disengketakan, karena dia lebih mengetahui akan kepentingan umum dan lebih mengenal aspek masalah dan konsekuensinya.
.
.
Pengajian Kitab فقه الدولة وفقه الجماعة (yurisprudensi negara dan yurisprudensi kelompok) Bersama Pengasuh Pesantren Ekonomi Darul Uchwah Jakarta Dr. KH. Marsudi Syuhud.

Baca Juga : Peran Pesantren Dalam Perkembangan NU di Jakarta Barat

Penulis: Afan Abdillah
#part 33

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *