Dr. KH. Marsudi Syuhud – Rasulullah Saw Mencintai Tanah Air-Nya


hobindonesia.id Di pertemuan kali ini melanjutkan pembahasan sebelumnya yakni bahwa melestarikan tanah air merupakan tujuan penting perundang-undangan. Berikut kelanjutannya, berkaitan dengan tema tersebut :

Al-Hafiz al-Dhahabi Rahimahullah telah berkata, (mendaftar sekelompok yang dicintai/disukai Rasulullah Saw) :”Dan beliau mencintai Aisha dan ayahnya, mencintai Usama, mencintai kedua sukunya, dan beliau menyukai manis dan madu, mencintai Gunung Uhud, dan mencintai tanah airnya” (Siyar A’lamin Nubala, oleh al-Dhahabi 394/15 terjemahan No. 216, Cetakan : Foundation for the message, Beirut).

Abd al-Malik bin Quraib al-Asma’i berkata :”Jika kamu ingin mengetahui loyalitas seorang pria dan amanah perjanjiannya, maka lihatlah kerinduannya akan tanah airnya, kerinduannya akan keluarganya, dan tangisannya atas dosa yang telah berlalu sejak masanya” (Kashf al-Khafa’, oleh al-‘Ajluni, Cetakan : Dar Revival of the Arab Heritage 347/1, and the Sharia literature of Ibn Muflih, 292). Dan dikutip seperti itu dari salah seorang suku Badui (al-‘Iqd al-Fariid 4/31, Cetakan : Dar Al-Kutub Al-‘Alamiyyah, Beirut, Lebanon).

Dalam kerangka proyek regeneratif kami berdasarkan pada pengaturan hal-hal yang benar dalam hal membedakan antara yang tetap dan yang dapat dirubah, meningkatkan kesucian dari yang tidak suci dari pribadi dan pendapat manusia, dan membatasi pengudusan pada diri ilahi dan pada Kitab Allah yang Mahakuasa dan MahaMajestic dan Sunnah Nabi-Nya Saw melalui pembacaan modernitas teks. Bacaan itu bertujuan untuk meninggalkan lingkaran hafalan, indoktrinasi dan peniruan ke dalam ruang pemahaman, pemikiran, kontemplasi, perenungan, dan ijtihad dalam sekilas realitas dan perkembangannya. Bacaan kami datang bertujuan untuk masyarakat umum yang penting untuk diungkapkan di perguruan tinggi atau untuk tujuan universal.
.
.
Pengajian Kitab فقه الدولة وفقه الجماعة (yurisprudensi negara dan yurisprudensi kelompok) Bersama Pengasuh Pesantren Ekonomi Darul Uchwah Jakarta Dr. KH. Marsudi Syuhud.

Baca Juga : Peran Pesantren Dalam Perkembangan NU di Jakarta Barat

Penulis: Afan Abdillah
#part 27

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *