Dr. KH. Marsudi Syuhud – Serahkanlah Segala Urusan Kepada Ahlinya


hobindonesia.id Kami (pengarang kitab) mencatat bahwa Nabi kita Muhammad Saw, dalam perjalanan migrasi menyewa seorang pemandu non-Muslim yang terkenal karena kompetensi dan kejujurannya, dan beliau tidak berniat menyewa pada salah satu dari para sahabat yang terhormat meskipun integritas mereka sangat tinggi. Tidak ada keraguan bahwa beberapa dari mereka (para sahabat) mengetahui rute dan jalan gurun, tetapi perbedaan kompetensi inilah yang memajukan seorang pemandu non-Muslim daripada mereka (para sahabat). Dan itu juga apa yang dilakukan oleh sayyidina Umar bin al-Khattab R.A dalam menggunakan beberapa juru tulis perbendaharaan dan juru tulis departemen.

Dari kisah tersebut bisa diambil kesimpulan bahwa Nabi Muhammad Saw, sungguh berhati-hati dalam memberikan tanggung-jawab untuk suatu urusan kepada orang lain. Nabi lebih memilih seorang non-Muslim daripada harus memberi kesempatan seorang di antara para sahabat hanya dikarenakan non-Muslim itu dianggap lebih kompeten dibandingkan para sahabat.

Baca Juga:Dr. KH. Marsudi Syuhud – Berikanlah Suatu Tanggung-Jawab Kepada Orang yang Kompeten Tetapi Juga Amanah

Maka nanti kalau anda menjadi pemimpin tertinggi, misal jadi presiden, kepala daerah, dan semacamnya, anda hendaklah memberikan tanggung-jawab dalam membantu kepemimpinan anda kepada orang yang benar-benar kompeten dan amanah. Itulah dua syarat pada diri seorang yang boleh diberi kesempatan, yakni harus melekat pada diri orang itu sifat kompeten dan amanah. Selanjutnya bahwa suatu urusan itu harus diselesaikan oleh ahlinya, ini berarti jika anda yang diberi tanggung-jawab untuk mengurus suatu pekerjaan yang anda tidak mampu, tidak ahli, atau tidak mengetahui, maka anda semestinya dengan lantang dan berani untuk menolak pekerjaan itu, lalu berkata jujur bahwa anda sama sekali tidak mampu, atau bukan ahlinya. Dan yang terakhir anda boleh memilih non-Muslim sebagai pembantu dalam kepemimpinan anda, jika dirasa bahwa dia itu lebih kompeten dan amanah.
.
.
Pengajian Kitab فقه الدولة وفقه الجماعة (yurisprudensi negara dan yurisprudensi kelompok) Bersama Pengasuh Pesantren Ekonomi Darul Uchwah Jakarta Dr. KH. Marsudi Syuhud.

Baca Juga :Dr. KH. Marsudi Syuhud : Congratulatory of Global Peace Leaders Conference Korea 2010

Penulis: Afan Abdillah
#part 15

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *