Dr. KH. Marsudi Syuhud – Visi Utama Umat Islam Adalah Menemukan Ghâyah


hobindonesia.id Menciptakan strategi untuk masa depan biar sukses adalah menjadi kunci utama untuk semangat menjalani setiap prosesnya. Jadi, tidak hanya usaha & bekerja. Tapi, semua ada tata cara untuk mendapatkan kesuksesan tersebut.

Strategi yang pertama adalah menentukan visi terlebih dahulu. Anda mau jadi apa nantinya sudah ada gambarannya terlebih dulu, secara spesifik. Misalkan saja, anda mempunyai keinginan mau mendirikan Pesantren dari tingkat TK sampai Perguruan Tinggi, itu juga harus dilandasi dengan sebuah Visi.

Hal tersebut sesungguhnya harus ada dipikiran anda. Maupun itu jangka pendek atau jangka panjang, yang penting visi harus ditentukan telebih dahulu.

Pada dasarnya, umat islam itu tidak hanya mengetahui tujuan dan visi – misi saja. Sebab di atas visi misi ada yang namanya tujuan akhir, yang nantinya akan memupuk hati ketika anda mendapatkan kesusahan dan ketika anda menghadapi problem – problem.

Contohnya saja, ketika anda ingin membangun rumah, yang harus dibagun untuk pertama kali yakni, membangun pondasi dan seterusnaya, yang begitulah dinamakan tujuan yang terus menerus dilandasi dengan pembaruan.

Sedangkan yang dinamakan visi adalah sesuatu yang anda tuju, Bisa dikatakan visi menjadi tujuan masa depan seseorang atau organisasi/lembaga.

Baca Juga : Dr. KH. Marsudi Syuhud – Allah Mendorong Manusia Untuk Bekerja

Dari pengertian di atas anda sekarang sudah bisa mengetahui diri anda sudah baik secara materi atau tidak. Sudah bahagia atau tidak. Itu juga bisa di namakan visi. Bisa anda aplikasikan dalam diri anda dengan melakukan hal ini :

Pejamkan mata, dan coba berfikirlah anda 20 tahun lagi, anda mau jadi apa?

Disisi lain memang terkadang sempurnanya visi itu terjadi setelah 10 – 25 tahun. Tergantung pada niat dan usaha anda sekarang. Artinya usaha dan tawakkal harus anda lakukan terus menerus demi mencapai sebuah Visi yang anda tuju.

Sesungguhnya Allah swt memberikan modal ke anda sama, artinya pikiran dan waktu juga sama. Tapi hasilnya pasti berbeda. Kenapa? Karena dalam menggunakan perangkat modal dari Allah swt berbeda. Cara menggunakan pikirannya berbeda. Ada yang efesien dan ada juga yang tidak efesien.

Tanamkan di diri anda, perkataan seperti ‘saya ingin punya, saya ingin jadi,’ Inilah yang dinamakan ru’yah (visi). Dan terdakang kesuksesan orang, terdapat visi 10 tahun sebelumnya.

Tujuan orang itu bukan punya mobil, bukan punya pesantren yang banyak, tapi tujuan umat islam adalah, tujuan yang di bangun oleh keridhoan Allah swt. Yang mana harus selalu dekat kepada Allah. Tidak pernah frustasi.

Kalau anda tidak punya tujuan akhir, maka anda akan mendapatkan hasil dari tujuan yang sifatnya dunia.

Orang sukses itu dibatasi waktu. Jadi kesuksesan itu ada waktu – waktunya.. Dan sesungguhnya kesuksesan dibatasi oleh waktu tidak akan terus menerus.

Jadi umat islam tidak pernah stres dan tidak pernah bingung. Sebab umat islam sudah dilandasi dengan sebuah visi dan tujuan, dan untuk mencapai masa depan yang sukses, anda harus mendekatkan diri kepada Allah Swt.
.
.
.
~Pengajian Kitab ايقظ قدرتك واصنع مستقبلك “Bangkitkan kemampuan anda dan ciptakan masa depan anda” bersama Pengasuh Pesantren Ekonomi Darul Uchwah Jakarta Dr. KH. Marsudi Syuhud.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *