Dr. KH. Marsyudi Syuhud – Implementasi Sistem Ekonomi Islam Tidak Terbatas


hobindonesia.id Pembahsan yang ketiga kali ini, akan menjelaskan tentang bahwa ekonomi islam adalah ekonomi ketuhanan, yang mana dalam nashnya tetap, tetapi dalam aplikasinya atau penerapannya tidak tetap, bisa menyesuaikan tempat dan waktu.

Seperti halnya yang terjadi pada realitas sekarang, terkadang orang dalam membuat kebijakannya waktu kampanye, tidak bisa sesuai dengan ucapan, artinya kebijakan yang kontradiski seperti inilah yang dilarang.

Perlu diketahui lagi makna dari ekonomi ketuhanan adalah ekonomi yang dari awal memegang satu prinsip, yang mana pondasinya sesuai dan tetap di setiap tempat dan waktu. Ketika waktu dan tempat yang berbeda kebijakannya juga berbeda. Artinya kebijakan tidak harus sama terus menerus.

Dan kebijakan yang diambil, termasuk dalam wilayah Ijtihad, berbeda berlandaskan waktu dan tempat. Adanya keperberbedaan dalam pelaksanaannya, mempunyai tujuan agar setiap masyarakat bisa melihat secara seksama dan kesepakatan. Ketika keadaan terus berganti, kebijakannya-pun akan berganti.

Baca Juga :Dr. KH. Marsyudi Syuhud – Perbedaan Ekonomi Islam dengan Ekonomi Karl Marx

Dalam ekonomi islam mempunyai prinsip yakni memberi kebebasan atas kepemilikan umum dan khusus. Artinya bisa mengakui kepemilikan secara individual, juga mengakui kepemilikan publik. Kalau kelompok kapitalis itu cuma mengakui kepemilikan individual, sedangkan kepemilikan sosialis mempunyai kepemilikan publik. Dan ekonomi islam terdapat pada tengah – tengahnya. Artinya mengakui kepemilikan publik dan mengakui kepemilikan individu. Tapi, terkadang kepemilikan untuk publik lebih besar dari pada kepemilikan khusus, tergantung pada kebutuhan dan maslahatnya.

Selain itu, aplikasi kebijakan bisa berbeda – beda, anda harus memahami dua hal terlebih dahulu yakni ;
1) Banyaknya sistem Ekonomi Islam.
2) Watak / sifat ketidaksamaan antara sistem ekonomi islam.

Pengajian Kitab السياسة الاقتصادية الاسلامية (Islamic Economic Policy) Bersama Pengasuh Pesantren Ekonomi Darul Uchwah Jakarta Dr. KH. Marsudi Syuhud.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *