Tantangan Santri di Era Digital, Pesantren Ekonomi Darul Uchwah Jakarta Mengadakan Pelatihan Multimedia


hobindonesia.id Perkembangan era digital menjadi tantangan sekaligus peluang bagi para santri untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Karena itu, di era digital ini santri-santri diharapkan bisa berkiprah di dunia digital.

Pesantren Ekonomi Darul Uchwah menggelar Pelatihan Multimedia di gedung Pesantren lantai 3, Kamis (17/12).

Pelatihan ini menghadirkan Mas Alif Starfath dari Bali, yang pernah kerja di Malaysia Animonsta, Malaysia graphic design, dan brandoville studios. Kegiatan ini merupakan salah satu program pengurus pesantren periode 2020-2021.

Ketua pelaksana Jefri Albukhori menyampaikan, bahwa tujuan diadakannya Pelatihan Multimedia untuk meningkatkan skill santri dalam bidang teknologi informasi.

“Kegiatan pelatihan Multimedia dibuka untuk umum dan ada 30 peserta yang mengikuti,” ujarnya.

Sementara itu, Ahmad Nurul Huda dalam sambutannya menyampaikan bahwasanya kita semua harus melihat bahwa kemampuan santri saat ini ditantang oleh kondisi zaman yang perubahannya sangat cepat sekali.

Baca Juga: Hari Santri di Tengah Pandemi : “Santri Sehat Indonesia Kuat”

Menurutnya, selain berbekal skill yang dimiliki, santri sekarang juga dituntut untuk mempunyai kreatifas dan pandai berkomunikasi.

Ahmad Nurul Huda selaku lurah Pesantren juga mengutip sebuah pernyataan pengarang kitab ta’limul muta’allim yang berbunyi :أَفْضَلُ الْعِلْمِ عِلْمُ الْحَالِ
“Sebaik-baik ilmu adalah ilmu hal (situasi)”.

Maksudnya ilmu hal adalah ilmu yang berkenaan dengan yang sedang dibutuhkan atau yang akan dibutuhkan.

“Sebagai contoh sekarang kemampuan bisa mengoperasikan teknologi adalah bagian dari kemampuan dasar bagi setiap orang, maka ilmu untuk bisa mengoperasikan teknologi adalah ilmu hal,” Ujarnya saat membuka Pelatihan Multimedia.

Demikian juga pada ilmu multimedia, sebagian besar profesi era ini membutuhkan keahlian di bidang multimedia, entah santri, dosen, guru, atau para pemuka agama semuanya menggunakan media video dalam proses pembelajaran dan publikasi.

“Oleh karena itu, dibutuhkan keahlian di bidang multimedia. Maka, ilmu tentang multimedia ini adalah termasuk ilmu hal. Jadi, Santri harus bisa berfikir kritis dan kreatif untuk mengembangkan diri di era digital sekarang,”katanya.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *